Langsung ke konten utama

Kenangan Dengan Buah Akesa Yang Hampir Langkah



Postingan kali ini saya akan menceritakan tentang buah Akesa atau Sawo mentega, Meski kalau dikampung saya didaerah Tangerang banyak orang menyebutnya dengan buah jigong, Yaa karena mungkin warnanya yang memang agak kuning tua. Dan dikampung saya di Tangerang, Buah Akesa sudah sangat langkah untuk dicari. Karena Tangerang sekarang sangat jauh berbeda dengan yang dulu.

Kalau dulu dikampung saya Tangerang mencari buah Akesa sangat mudah, Karena hampir dipelosok kampung buah tersebut tumbuh dengan sendirinya.

Dan sejujurnya artikel ini saya tulis hanya untuk mengenang kisah saya sewaktu kecil didaerah Tangerang yang kala itu masih Asri dengan alamnya yang sangat hijau dan subur.

Meski sekarang semuanya boleh dikatakan hanya tinggal nama yang hanya untuk dikenang saja. Tangerang sekarang sudah berubah menjadi kota yang boleh dikatakan cukup padat penduduknya. Tak heran alam yang tadinya Asri kini berubah menjadi polusi yang menyesakkan.

Namun apapun yang terjadi kehidupan ini yaa harus tetap berjalan. Ok teman-teman blogger sekarang saya akan sedikit memberi ulasan tentang buah akesa tersebut.

Tetapi sebelumnya mungkin teman-teman ada yang sudah pernah merasakan buah Akesa? Yaa rasa buahnya sedikit manis seperti ubi merah. Jadi sebenarnya dibilang manis, Tetapi ada gurih-gurih sepetnya juga sih. Terkecuali yang sudah matang total kuning kehitaman mungkin baru terasa manisnya.

Dan untuk sekarang ini mungkin bila ingin mencari buah Akesa satu-satu cara ialah membeli secara online. Karena bila mencari dipasar-pasar tradisional buah tersebut sudah jarang dijumpai.

Selain enak rasanya buah Akesa juga punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh apa saja berikut penjelasannya.

-- Buah Akesa Alkesa memiliki vitamin A, Sehingga jika mengonsumsi buah ini akan menyehatkan mata. Dan baik juga untuk menjaga kesehatan mata. Selain buahnya daunnya pun berguna untuk mengobati penyakit radang mulut. Caranya Daun Alkesa muda dicincang dan direbus dengan air bersih secukupnya. Tunggu sampai mendidih dan dinginkan. Pakailah air hasil rebusan untuk berkumur.

-- Buah Akesa juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat akan baik untuk pencernaan di dalam usus. Terhindar dari penyakit sembelit dan mencegah kanker usus.

-- Buah Akesa Alkesa mempunyai vitamin C dan A yang cukup baik. Vitamin A membantu menjaga kesehatan mata dan kulit. Vitamin C perlindungan terhadap serangan radikal bebas yang berbahaya dan mencegah infeksi.

Itulah beberapa manfaat dari buah Akesa yang kini hampir jarang dijumpai, Bahkan dikampung saya Tangerang pun sudah jarang ditemui. Mungkin di tempat teman-teman blogger ada yang masih tumbuh utuh, Yaa bisa berbagi dikolom komentar dibawah ini.

Komentar

  1. Selain buah akesa, banyak juga buah lain yang mulai langka yaitu buah keduwet, buah kedondong juga udah jarang. Buah wuni juga jarang.

    Sekarang yang banyak buah mangga, rambutan, nangka, dll, mungkin karena nilai jualnya tinggi kali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar mas bisa juga kalah bersaing dengan buah2 sekarang ya.

      Hapus
  2. Ngga ada ya yang jual bibit ini di sana? Biar bisa mas budidayakan juga, jadi ngga cuma jadi kenangan masa lalu aja. Tapi juga bisa jadi usaha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau buahnya di online masih ada yang jual kalau bibit saya pernah cek di Trubus belum ada.

      Hapus
  3. Waah saya baru tau buah akesa dari blog ini, jadi penasaran rasanya gimana. Mirip sama rasa sawo gak?

    BalasHapus
  4. buahnya kuning kayak lemon, jadi penasaran ama citarasa buah Akesa ini, semoga makin banyak orang yang membudidayakan buah ini agar tidak punah (soalnya aku belum rasain buahnya kayak apa :D)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas semoga saja yaa. Rasanya seperti ubi merah atau ubi jalar cuma akesa lebih manis.

      Hapus

  5. Iya sekarang boleh dikatakan memang sudah langkah tuh buah Akesa aku tahu pas jaman sekolah SD waktu masih kecil.😊😊

    Sekarang ditempatku di Depok juga hampir susah mendapatkan buah Akesa.😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang banyak di Depok sekarang buah rongdo ya kang satria, soalnya ada juragannya yaitu atas saya..🙄🏃🚴🚴🚴

      Hapus
  6. sekilas kyak lemon ya bentuknya hehe

    BalasHapus
  7. Saya pernah makan buah alkesa. Enak rasanya. Sebagai pendatang di Depok, saya beruntung karena ada tetangga yang punya pohonnya. Buahnya malah ga ada yang ambil jadi siapa saja yg mau makan, disuruh ambil.

    BalasHapus
  8. Numpang promo ya Admin^^
    ajoqq^^com
    mau dapat penghasil4n dengan cara lebih mudah....
    mari segera bergabung dengan kami.....
    di ajopk.club....^_~
    segera di add Whatshapp : +855969190856

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buah Gohok, Buah Yang Jarang Ada Dipasar Tradisional

Hai teman-teman blogger kali ini saya akan mengulas tentang buah Gohok atau Gowok, Bahkan ada pula yang menyebutnya buah Kupa, Yang mana yang pernah teman blogger tahu atau dengar. Sepintas kalau kita perhatikan gambarnya memang mirip dengan buah Blueberry atau buah Jamblang / duet, Tetapi sangat berbeda jauh, Kalau buah Jamblang / duet dan Blueberry mempunyai rasa manis. Tetapi buah Gohok jika masih berwarna merah kehitam-hitaman masih serasa asam. Kecuali jika semuanya sudah berwarna ungu gelap baru akan terasa manis buah Gohok tersebut. Dan buah Gohok ini juga termasuk buah yang pernah ada dikala saya masih kecil, kala itu kampung saya tangerang masih hijau dan asri. Meski sekarang semuanya sudah banyak yang berubah. Dahulu sewaktu saya kecil jika musim penghujan datang pastinya buah Gohok tumbuh lebat merekah. Jika tak ingin ribet memetiknya saya dan teman dikampung saya sering menunggu buah tersebut rontok atau berjatuhan, Biasanya ini sering saya lakukan jika pagi ...

Meski Mengandung Bahan Alami Makanan Vegan Cepat Saji Tetap Buruk Untuk Kesehatan Tubuh

Walau kita beralih ke makanan berbahan dasar tumbuhan demi tujuan positif, kita tak akan melihat sejumlah risiko yang terkandung dalam makanan vegan cepat saji hingga beberapa tahun ke depan. Tanpa toko roti bernama Greggs, stasiun kereta api dan jalan raya di Inggris tidak akan lengkap. Keberadaan produsen yang membuat roti secara massal itu sama pentingnya dengan fasilitas publik tersebut. Dan tahun lalu, Greggs dipuji karena membuat produk vegan. Di balik kesuksesan itu, penjual makanan cepat saji lainnya segera mengikuti langkah Greggs. Faktanya, sosis gulung vegan buatan Greggs begitu sukses. Perusahaan itu mengumumkan suatu "tahun yang fenomenal" bagi penjualan di tahun 2019, yang sebagian didorong oleh produk baru mereka itu. Greggs juga menyatakan akan membagi bonus sebesar £7 juta (sekitar Rp105 miliar) secara rata kepada seluruh karyawan mereka. Seperti sosis gulung, makanan cepat saji khas Inggris yang lain, fish and chips, sudah ada versi vegan...

Buah Kesemek Atau Apel Jawa Yang Kini Hampir Punah

Buah yang akan saya ulas kali ini adalah buah Kesemek. Dulu sewaktu kecil saya sering dibelikan buah jika nenek saya pulang dari pasar. Karena tidak tahu buah apa saya sempat menyangka buah Kesemek itu buah Aple. Ternyata pas selidik punya selidik buah tersebut adalah buah kesemek. Dulu dikampungku orang menyebutnya buah gajen, Yaa karna buah tersebut bila dijual suka dipakaikan bedak. Wueeheeheee!!. Sebenarnya bukannya bedak itu yaa, Dan kenapa buah kesemek selalu ada bercak putih pada seluruh bagian permukaannya, Karena untuk menyiasati rasa sepat tersebut, buah kesemek dapat direndam dalam larutan air kapur selama minimal 24 jam. Larutan air kapur inilah yang dapat menghilangkan serbuk putih yang menempel pada kulit buah kesemek. Hasilnya, buah kesemek tidak lagi memiliki rasa yang sepat dan justru akan memiliki rasa yang jauh lebih enak seperti Apel Wuheeheee.. Dulu dikampung saya buah kesemek ini hampir jarang pohonnya. Dan saya tahu buah kesemek ini karena nenek saya...